
created by WARTA MATURA
Kamis, 26 Maret 2026– Ekstrakurikuler Jurnalistik SMAN 1 Kraksaan, yang kerap disapa WartaMatura, kembali menghadirkan forum literasi terbuka Resa-Are; Nyarè Malem Sambil Acrèta (Ngabuburit Sambil Bercerita) yang bertempat di Musholla SMAN 1 Kraksaan. Topik yang diangkat dalam Resa-Are tahun ini tidak kalah menarik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pada minggu pertama pelaksanaan kegiatan ini, resa-are mengangkat topik “Pacaran Libur Sebulan; Niat Puasa atau Cuma Takut Kehilangan Pahala?” yang menghadirkan Sabrina Pangestu (Ketua Umum Wartamatura 25–26) sebagai Narasumber, serta Syifa Anggraini sebagai Moderator.
Kegiatan ini dibuka oleh pemantik yaitu Sabrina Pangestu dengan cerita pengalaman pribadi mengenai kisah cinta di bulan Ramadhan. Selain menceritakan pengalaman pribadi, ia juga memberi kesempatan kepada para peserta untuk menceritakan pengalaman mereka sendiri atau teman mereka tentang kisah cintanya saat Bulan Suci Ramadhan.
Seiring sesi diskusi dibuka, suasana semakin hangat karena beberapa peserta Resa-Are saling memberi pertanyaan, pendapat dan suaranya masing-masing. Saat salah satu peserta membuat pertanyaan tentang masalah hubungan antar jenis saat Bulan Ramadhan, peserta lain menjawab dengan sudut pandangnya.
Suasana diskusi menjadi lebih interaktif saat salah satu pertanyaan dari peserta Resa-Are yaitu “Break pacaran saat bulan Ramadhan karena takut kepada Allah atau ingin mendapat pahala?” beberapa peserta bersemangat ingin memeberikan argumen untuk menjawab pertanyaan tersebut. Terdapat peserta yang memberi pendapat bahwa percuma break pacaran saat bulan Ramadhan tetapi kembali ke setelan awal.Peserta lain juga memberikan argumennya lengkap dengan hadist al-Qur’an serta ekspresi dan nada bicaranya yang membuat suasana forum lebih menyenangkan.
Setelah sesi diskusi ditutup, pemantik memberikan kesimpulan akhir dari diskusi Resa-Are minggu pertama hari ini “Apapun yang kita lakukan di Bulan Suci Ramadhan khususnya pacaran tidak akan membatalkan puasa, namu mengurangi pahala yang kita dapatkan di bulan penuh berkah ini. Kembali lagi ke niat kita dalam melakukan hal tersebut.
Acara kemudian ditutup oleh moderator Syifa Anggraeni dengan ucapan terimakasih serta harapan bahwa diskusi yang telah dilakukan dapat menjadi manfaat bagi peserta rèsa-are yang hadir. Bukan hanya forum diskusi namun Rèsa-Arè juga memberikan wawasan seputar topik yang diangkat sembari menunggu waktu berbuka puasa.
penulis ( Disha Zamratul Madaniah )
