
created by WARTA MATURA
Hari pertama Kegiatan Akhir Semester (KAS) SMAN 1 Kraksaan dibuka dengan kegiatan Outbond Peduli Lingkungan bertajuk “Tabur Benih Ikan” yang diikuti oleh seluruh warga SMAN 1 Kraksaan. Kegiatan ini dilaksanakan di lima lokasi yang berbeda, salah satunya di Jalan Wahidin Sudirohusodo, tepatnya di samping bengkel yang berada di depan warung arah Kandang Jati.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu melestarikan populasi ikan di perairan sungai yang mengalami penurunan akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan habitat. Melalui kegiatan tebar benih ikan, diharapkan stok ikan dapat tetap terjaga sehingga dapat meminimalkan risiko terjadinya kepunahan beberapa jenis ikan di lingkungan sekitar.
Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang mengangkat tema “Unlocking Your Potential: Personal Branding, Career Aspirations, and Future Skills for Gen Z.” Kegiatan ini diikuti oleh 20 SMA/SMK se-Kabupaten Probolinggo. Acara dibuka secara langsung oleh Kepala SMAN 1 Kraksaan, Bapak H. Ahmad Sudiarto, S.Pd., M.M., dilanjutkan dengan sambutan Ketua OSIS SMAN 1 Kraksaan, Nur Muhammad Yaho. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Abdullah, M.Pd. dan diikuti oleh seluruh peserta.
Acara inti kemudian dimulai dengan pemateri pertama, yaitu Bapak Adhy Arianto, S.T., M.T., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya personal branding bagi generasi muda. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa personal branding dapat membantu seseorang mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, banyak remaja saat ini terlalu fokus pada satu bidang tertentu sehingga kurang menyadari kemampuan lain yang sebenarnya dapat dikembangkan.
Selain membahas personal branding, Bapak Adhy juga mengulas perkembangan digital dan teknologi yang sangat dekat dengan kehidupan Generasi Z. Sebagai generasi yang dikenal melek digital, Gen Z tentu tidak asing dengan penggunaan internet dan teknologi. Namun, di balik kemudahan akses informasi tersebut terdapat berbagai dampak positif maupun negatif yang perlu diperhatikan. Persaingan yang semakin ketat, kesenjangan digital, hingga pengaruh media sosial terhadap pola pikir menjadi tantangan yang dapat memengaruhi tingkat kepercayaan diri serta kemampuan generasi muda dalam mengenali potensinya.
Bapak Adhy menekankan pentingnya memahami diri sendiri dan membangun personal branding yang positif. Dengan mengombinasikan kemampuan diri serta pemanfaatan teknologi digital secara bijak, keterampilan yang dimiliki akan semakin berkembang dan membuka peluang yang lebih besar dalam karier di masa depan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Nur Adila, S.E., M.M. dengan tema “Financially Chill, Mentally Heal.” Dalam materinya, beliau memberikan berbagai tips mengenai pengelolaan keuangan yang baik, mulai dari membagi pengeluaran berdasarkan kebutuhan utama, kebutuhan sekunder, hingga tabungan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya mempersiapkan dana darurat agar kondisi keuangan tetap aman dan terkontrol. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, seseorang dapat lebih tenang dalam menghadapi berbagai kebutuhan maupun tantangan di masa mendatang.
Kegiatan hari pertama KAS ditutup dengan pengumpulan ecobrick yang dilakukan oleh seluruh kelas di SMAN 1 Kraksaan. Setiap kelas diwajibkan mengumpulkan tiga botol yang telah diisi padat dengan sampah plastik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membiasakan warga sekolah dalam mengurangi sampah plastik secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, hari pertama KAS SMAN 1 Kraksaan tidak hanya memberikan wawasan baru bagi peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, pengembangan diri, serta pentingnya keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.
penulis ( Nindita Maulida Sahlin Putri )
